G
|
erimis, tapi tetap kutunggu kamu di sini; menanti jawab meski itu bagai
menggapai yang tak pasti (kemarin saat kau tak datang ),
aku mengerti aku terlalu egois memaksamu menikah dengan ku, memaksamu untuk sesuatu yang tak mungkin kamu lakukan, ya.., aku mengerti, tapi aku kecewa saat kamu disana melepaskan aku begitu saja, marah padaku , marah dengan keadaan ku sekarang. (⌣́_⌣̀)
aku mengerti aku terlalu egois memaksamu menikah dengan ku, memaksamu untuk sesuatu yang tak mungkin kamu lakukan, ya.., aku mengerti, tapi aku kecewa saat kamu disana melepaskan aku begitu saja, marah padaku , marah dengan keadaan ku sekarang. (⌣́_⌣̀)
Aku kira kamu kan bersedia setidak
nya kamu menenangkan aku dengan ucapan "IYA" lalu kamu akan bicara
pada mereka bahwa aku milik mu dan kamu akan menikahiku meski tidak sekarang,
tapi itu semua tidak terjadi, ..., aku menangis tapi tangis itu tidak untuk membencimu, aku menangis tidak karena kecewa dengan mu, tapi aku kecewa demgan diriku sendiri yang menyulitkan mu, membuatmu resah.
Tapi aku tidak bisa bohong untuk sebuah kata "kecewa" jauh disana ada
perasaan kecewa, kecewa karena ternyata aku sama saja dengan kupu kupu, tidak
sedikit pun mas mempertahankan ku, melepasku berlalu begitu saja.., tidak ada
perbedaan, dan aku merasa seperti benda yang tidak berharga yang dilepaskan
begitu saja..,
Tapi dalam sisi lain aku begitu
bangga kepadamu, karena kamu benar benar gigih mencapai masa depan mu sebuah
komitmen yang tidak bisa diganggu gugat, aku sangat menyukainya, karena semua
masih sama seperti dulu, suatu saat nanti
aku ingin melihatmu tersenyum bersama mimpi dan kebahagiaan kebahagian mu,
Aku senang kamu begitu patuh kepada kedua orang tuamu.., aku sangat
gembira dan bangga dapat memilikimu BOY! aku tidak tau harus menggunakan
kalimat yang mana "menjadi milik mu atau yang pernah menjadi milik mu
",..., tapi aku harus belajar terbiasa untuk salah satu kalimat tadi.
kamu adalah sebuah alasan aku tetap disini dan bertahan hidup disini, kamu adalah alasan aku untuk semangat menjalani segalanya,
kamu adalah sebuah alasan aku tetap disini dan bertahan hidup disini, kamu adalah alasan aku untuk semangat menjalani segalanya,
seharusnya kamu tidak melepaskan
aku begitu saja boy !! aku lebih senanng kamu menyuruh aku pergi jauh dan
mengijinkan aku pergi tapi tidak melepaskan ku, aku minta ijin pergi kerja jauh
untuk menhindari ini semua tidak diperbolehkan, kamu memintaku tetap disini dan
menjalani ini semua.., tapi kalau sudah seperti ini aku harus bagaimana??? (⌣́_⌣̀)
untuk kamu yg di sana: aku yakin penantianku takkan sia-sia.. karena,
semua akan indah pada saatnya, saat dimana aku memelukmu, erat; bahagia, aku ingin menjadi yang halal bagimu
(⌣.⌣')\('́⌣'̀ ) (⌣.⌣')\('́⌣'̀ )
(⌣.⌣')\('́⌣'̀ ) (⌣.⌣')\('́⌣'̀ )


0 komentar:
Posting Komentar